Semarang – Mangrove Tag. Mangrove Tag kembali melakukan kegiatan pendampingan penanaman dan pemantauan mangrove, kali ini kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (UNDIP), dalam rangka kegiatan Sinergi Harmonis dan Tanggung Jawab Insani (SEHATI) yang merupakan pre-event program kerja dari Divisi Seni dan Olahraga (SENIORA), yaitu Economic Championship (Ecochamp) 2025. Sebanyak 150 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata berhasil ditanam di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng). (24/5/2025).
Ecochamp 2025 merupakan program kerja dari SENIORA BEM FEB UNDIP berupa kompetisi olahraga dan olahraga elektronik yang mempertemukan setiap program studi di FEB UNDIP. Ecochamp 2025 menjadi wadah bagi mahasiswa dan mahasiswi FEB UNDIP yang ingin menyalurkan minat dan bakatnya dalam menciptakan suasana yang kompetitif dan sportif di lingkungan fakultas.
Penyampaian edukasi mangrove oleh Rena Sagita.
Kegiatan ini melibatkan 36 orang yang berasal dari mahasiswa dan mahasiswi FEB UNDIP. Kegiatan penanaman dan pemantauan bibit mangrove dibuka dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Mangrove Tag dan BEM FEB UNDIP.
Yuzra Novrian (Staf Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan) menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak BEM FEB UNDIP yang ikut serta dalam upaya konservasi ekosistem mangrove dan upaya dalam mitigasi perubahan iklim dengan cara menghapus jejak emisi karbon di bumi dengan kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove di SMC Jateng, Semarang.
Kegitan penanaman bibit mangrove di lokasi penanaman.
“Mangrove Tag merupakan platform penanaman dan pemantauan mangrove berbasis dukungan mitra kerja Mangrove Tag dan afiliasi mangrovenya, yang melakukan kerja sama penanaman dan pemantauan mangrove di lahan mitra Mangrove Tag. Mangrove Tag merupakan salah satu unit bisnis dari Yayasan IKAMaT,” kata Yuzra. “Kami ucapkan terima kasih kepada BEM FEB UNDIP yang telah ikut berkontribusi dalam pelestarian ekosistem mangrove sebagai bentuk upaya dalam menghapus jejak emisi karbon di bumi,” tambahnya.
M. Dimas Syahputra (BEM FEB UNDIP) menyampaikan bahwa kegiatan penanaman dan pemantauan bibit mangrove ini memiliki tujuan untuk upaya pengabdian kepada lingkungan dengan kegiatan penanaman mangrove dan harapannya dapat bermanfaat bagi lingkungan dan warga sekitar.
Foto bersama sebelum penanaman.
“Kegiatan penanaman mangrove ini dalam rangka pre-event program kerja kami, yaitu Ecochamp 2025, pre-event ini bernama SEHATI,” jelas Dimas. “SEHATI ini harapannya dapat bermanfaat bagi lingkungan dan warga sekitar. Selain itu, mangrove ini harapannya dapat menyimpan karbon dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Kesuksesan pada kegiatan pre-event ini juga harapannya dapat diteruskan pada kegiatan utama kami, yaitu Ecochamp 2025,” jelasnya lebih lanjut.
Kegaiatan dilanjutkan dengan penyampaian edukasi mangrove oleh Rena Sagita (Staf Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan) yang menyampaikan terkait pengertian, jenis dan spesies, tempat dan syarat hidup, fungsi dan manfaat mangrove, salah satunya sebagai usaha menghapus jejak emisi karbon di bumi. Hal tersebut didukung dengan kemampuan sebagai penyimpanan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan dengan hutan biasa.
Kondisi bibit hasil penanaman tampak hijau dan segar.
Selain itu, Rena juga menjelaskan terkait tata cara penanaman bibit mangrove agar bibit mangrove yang telah ditanam memiliki persentase kelulushidupan yang tinggi.
Kegiatan selanjutnya, dilanjutkan dengan prosesi simbolisasi penyerahan bibit oleh perwakilan Mangrove Tag dan BEM FEB UNDIP, dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove bersama yang berlangsung penuh semangat.
“Kegiatan penanamanya seru sekaligus bermanfaat buat kami sebagai mahasiswa. Harapannya dengan kegiatan penanaman ini kami sebagai mahasiswa dapat lebih peduli terhadap kondisi pesisir kita dan juga lingkungan disekitarnya,” ujar Ervin (BEM FEB UNDIP). “Semoga bibit mangrove ini dapat mencegah abrasi dan melindungi ekosistem pesisir sehingga dapat menjadi tempat hidup berbagai biota di pesisir,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00–11.30 WIB ini berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan bersih diri dan foto bersama. (ADM/ARH/ALA/AP).