Tebus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Mangrove Tag Lakukan Pendampingan Penanaman dan Pemantauan 250 Bibit Mangrove kepada Accenture Semarang di SMC Jateng, Semarang

Semarang – Mangrove Tag. Dalam program pendampingan penanaman dan pemantauan bibit mangrovenya, Mangrove Tag kembali sukses melakukan pendampingan kepada Accenture Semarang dalam rangka penghijauan dan menjaga kelestarian bumi yang merupakan bagian dari Season of Change yang merupakan program dari Southeast Asia. (24/5/2026). 

Season of Change merupakan kampanye tahunan global dan regional dari Accenture di mana puluhan ribu karyawannya berkumpul untuk memberikan dampak positif bagi komunitas dan lingkungan melalui aksi sosial, kesukarelaan, dan inovasi. 

Sebanyak 250 bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata akan ditanam dalam kegiatan penanaman dan pemantauan bibit mangrove di kawasan Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng) diikuti oleh sekitar 45 orang dari Accenture Semarang.

Sambutan yang disampaikan dari perwakilan Accenture Semarang.

Dalam kegiatan pendampingan ini Mangrove Tag diwakili oleh Faradian N. Hapsari (Manajer Keuangan dan Operasional), Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), Fitriya A. Setyani (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), M. Ryan Setiawan (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), dan Ega N. B. Utami (Staf Operasional Administrasi). 

Kemudian kegiatan ini juga didukung oleh Tim Media yang khusus mengambil momen dalam penanaman dan pemantauan bibit mangrove ini. Tim media yang ikut serta, di antaranya Anggoro D. B. Saputro (Staf Koordinator Operasional Media) dan Yuzra Novrian (Staf Operasional Media). 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00–11.00 WIB diawali dengan registrasi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh perwakilan dari pihak IKAMaT dan Mangrove Tag dan Accenture Semarang. 

Proses penyampaian edukasi dan tata cara penanaman mangrove kepada para peserta.

Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan dari Mangrove Tag, Faradian N. Hapsari yang menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiasi yang dilaksanakan oleh Accenture Semarang berkaitan program penanaman dan pemantauan mangrove di kawasan . 

“Izinkanlah kami untuk mengenalkan diri, kami merupakan Mangrove Tag yang merupakan salah satu unit bisnis dari IKAMaT dalam rangka menjalankan pilar pendampingan dan penanaman mangrove. Kami memiliki tiga program yang kami laksanakan, yaitu Tanam Pantau yang sedang kita laksanakan, Adopsi Mangrove, dan Tebus Karbon,” jelas Faradian. “Saya ucapkan terima kasih juga atas inisiasi Accenture Semarang yang telah menginisiasi kegiatan penanaman dan pemantauan 250 bibit mangrove di SMC Jateng, Semarang. Semoga acara hari ini dapat berjalan dengan lancar dan bibit yang kita tanam nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tambahnya. 

Jenita Chang (Accenture Semarang) menyampaikan bahwa kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove yang dilaksanakan di SMC Jateng, Semarang ini merupakan bagian dari rangkaian Season of Change salah satu program untuk penghijauan dan menjaga kelestarian bumi. 

Keseruan dan keceriaan para peserta saat menanam mangrove.

“Harapannya kami dapat melaksanakan hal seperti ini secara berkelanjutan di masa depan, sebagai salah satu bagian dari menjaga bumi supaya bumi kita tetap hijau dan kita bisa tinggal lebih nyaman dengan cuaca yang tidak terlalu panas dengan adanya tumbuhan hijau yang asri ini, khususnya mangrove,” harap Jenita. “Semoga tanaman yang akan ditanam nanti oleh seluruh peserta dengan bantuan teman-teman IKAMaT dapat tumbuh dengan subur dan mengurangi abrasi serta menjaga bumi kita agar tetap indah dan nyaman untuk ditinggali,” lanjutnya. 

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian edukasi mangrove oleh Fitriya A. Setyani (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) yang menjelaskan mengenai pengertian dasar, jenis-jenis, fungsi, dan manfaat mangrove dari berbagai aspek, seperti fisik, ekologi, dan ekonomi. 

Selain itu, juga dijelaskan peran penting ekosistem mangrove dalam mitigasi perubahan iklim. Dalam penyampaiannya, dijelaskan bahwa hutan mangrove memiliki kemampuan menyimpan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan terestrial di darat. Kemampuan ini menjadikan mangrove sebagai salah satu ekosistem penting dalam upaya penghapusan jejak emisi karbon di bumi. 

Hasil penanaman bibit mangrove oleh Accenture Semarang.

Simbolisasi penyerahan bibit dilaksanakan oleh perwakilan Mangrove Tag dan Accenture Semarang kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju lokasi penanaman dan kegiatan penanaman bersama yang berlangsung semarak dan seru. 

“Untuk kesan dan pesannya, yang pertama kesannya seru banget, karena dari kami terjun langsung di tempat penanaman dengan substrat lumpurnya. Ini merupakan pengalaman pertama bagi kami dan merupakan keinginan yang sudah lama kami ingin lakukan,” ujar Anwar, Farah, Vadel, dan Irfan (Accenture Semarang). “Pesan dari kami, semoga bibit-bibit yang kami tanam dapat hidup dengan maksimal semuanya dan hingga dewasa sehingga dapat mencegah abrasi dan mengurangi emisi yang ada. Harapannya juga memberikan manfaat bagi bumi kita dan kita semua,” tambahnya. 

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan baik, serta ditutup dengan foto bersama setelah penanaman. (ADM/ARH/RS/AP).