Kendal – Mangrove Tag. Dalam program pendampingan penanaman dan pemantauan bibit mangrovenya, Mangrove Tag kembali sukses melakukan pendampingan kepada PT PLN Pusat Manajemen Proyek (PLN Pusmanpro). Pada penanaman dan pemantauan bibit mangrove kali ini, sebanyak 750 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata sukses ditanam di kawasan Pantai Pilangsari, Pidodo Kulon, Kendal, Jawa Tengah (Jateng). (29/11/2024).
PT PLN Pusmanpro adalah unit usaha dari PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang manajemen proyek dan ketenagalistrikan di lingkup PLN. Lebih spesifik, PT PLN Pusmanpro berfungsi sebagai konsultan supervisi konstruksi dan melakukan supervisi selama pelaksanaan konstruksi.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 – 11.00 WIB. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan tamu undangan yang hadir. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan perjalanan menuju lokasi penanaman dengan menggunakan kapal.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan acara oleh MC dan sambutan-sambutan.
Penyampaian edukasi mangrove dan tata cara penanaman.
“Terima kasih kami ucapkan kepada PT PLN Pusmanpro yang telah ikut serta dalam upaya penghapusan jejak emisi karbon di bumi dengan program penanaman dan pemantauan bibit mangrove,” kata Paspha G. M. Putra (Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan). “Kami juga mengapresiasi program penanaman dan pemantauan bibit mangrove yang sudah dilakukan secara konsisten oleh PT PLN Pusmanpro setiap tahunnya. Harapannya bibit yang telah ditanam selama ini dapat tumbuh baik dengan persentase kelulushidupan yang tinggi dan dapat bermanfaat bagi pesisir dan bumi,” tambahnya.
Yopi Herdian (PT PLN Pusmanpro) menyampaikan bahwa kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh PT PLN Pusmanpro ini sebagai budaya dan pembiasaan sehingga harapannya kegiatan ini dapat dilaksanakan lebih sering serta dilakukan di berbagai tempat di pesisir Indonesia.
Proses penanaman dari perwakilan Mangrove Tag dan PT PLN Pusmanpro.
“Melalui penanaman ini kami juga berharap dapat memberikan manfaat untuk wilayah pesisir di Kendal ini secara khusus dan Indonesia secara umum,” kata Yopi. “Hal ini sejalan dengan program PT PLN Pusmanpro berkaitan dengan dekarbonisasi yang berkaitan dengan manfaat ekosistem mangrove yang memiliki kemampuan menangkap dan menyimpan karbon lebih baik daripada hutan tropis,” jelasnya lebih lanjut.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian edukasi mangrove oleh Ega N. B. Utami (Staf Manajer Keuangan dan Operasional) yang memberikan edukasi mengenai pengertian dasar, jenis-jenis, fungsi, dan manfaat mangrove, baik secara fisik, ekologi, dan ekonomi, serta peranan ekosistem mangrove dalam upaya mitigasi perubahan iklim.
Hasil penanaman 750 bibit mangrove di Pidodo Kulon, Kendal.
Ega menjelaskan bahwa ekosistem hutan mangrove yang memiliki kemampuan menyimpan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan dengan hutan hujan tropis di darat sehingga berperan penting dalam menghapus jejak emisi karbon di bumi.
Foto bersama sebelum penanaman.
Simbolisasi penyerahan bibit dilaksanakan oleh perwakilan Mangrove Tag, kelompok mangrove, dan PT PLN Pusmanpro kemudian dilanjutkan dengan seremonial penanaman bersama.
“Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, terima kasih kepada IKAMaT yang telah memfasilitasi kami untuk hadir dalam acara penanaman dan pemantauan bibit mangrove ini,” kata Zuhdi Nur (PT PLN Pusmanpro). “Semoga upaya ini dapat ditularkan ke lembaga maupun individu yang lain. Semoga bibit mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh lestari sehingga bermanfaat bagi bumi kita semua,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan baik, serta ditutup dengan foto bersama setelah penanaman. (ADM/ARH/RS/AP).