Peserta dari Mahasiswa HMTRKI SV Undip sangat antusias dalam penanaman bibit mangrove.

Hapus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Mangrove Tag Lakukan Pendampingan Penanaman dan Pemantauan 150 Bibit Mangrove kepada HMTRKI SV UNDIP di SMC Jateng, Semarang

Semarang – Mangrove Tag. Mangrove Tag kembali melakukan kegiatan pendampingan penanaman dan pemantauan mangrove, kali ini kepada Himpunan Mahasiswa Teknologi Rekayasa Kimia Industri (HMTRKI) Sekolah Vokasi (SV) Universitas Diponegoro (UNDIP) dengan programnya yang mengusung tema “Mangrecovery: Lindungi Mangrove Lestarikan Pantai”. Sebanyak 150 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata berhasil ditanam di hamparan Pantai Mangkang Wetan, Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng). (30/11/2025). 

Kegiatan ini melibatkan 65 orang yang berasal dari mahasiswa dan mahasisiwi UNDIP. Perjalanan dimulai dari Sekretariat Kelompok Ngebruk Lestari (KENARI) menggunakan kendaraan bermotor hingga muara sungai, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju hamparan lokasi penanaman mangrove. Kegiatan penanaman dan pemantauan bibit mangrove dibuka oleh Master of Ceremony (MC), yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan perwakilan dari HMTRKI SV UNDIP dan Mangrove Tag. 

Sambutan dari perwakilan Mangrove Tag.

“Mangrove Tag merupakan platform pendampingan penanaman dan pemantauan yang menawarkan tiga skema, yaitu Tanam Pantau, Tebus Karbon, dan Adopsi Mangrove. Mangrove Tag melaksanakan kegiatan berbasis dukungan mitra kerja Mangrove Tag dan afiliasi mangrovenya, yang melakukan kerja sama penanaman dan pemantauan mangrove di lahan mitra Mangrove Tag,” kata Bambang J. Laksono (Staf Koordinator Hubungan Masyarakat dan Lapangan). “Kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman HMTRKI SV UNDIP yang ikut serta dalam rehabilitasi mangrove. Ekosistem mangrove memiliki banyak sekali manfaat, salah satunya sebagai salah satu upaya mitigasi perubahan iklim karena penyimpanan karbonnya bisa tiga hingga lima kali lebih besar dari hutan biasa,” tambahnya. 

Rizki Ananda (HMTRKI SV UNDIP) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mangrove Tag dan IKAMaT yang telah membantu dan memfasilitasi berjalannya kegiatan penanaman bibit mangrove ini. Dia berharap semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar dalam mencegah abrasi. 

Penyerahan kenang-kenangan dari HMTRKI SV UNDIP kepada Mangrove Tag.

“Harapannya kegiatan seperti ini dapat diteruskan dan dilanjutkan secara berkelanjutan di tahun-tahun yang akan datang, mengingat manfaat hutan mangrove yang sangat besar. Harapannya dengan dilakukan secara berkelanjutan juga akan memberikan dampak yang nyata di masa yang akan datang,” kata Rizki. 

Kegaiatan dilanjutkan dengan penyampaian edukasi mangrove oleh Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) yang menyampaikan terkait definisi, jenis-jenis, tempat dan syarat hidup, fungsi dan manfaat, baik secara fisik, ekologi, dan ekonomi, serta manfaat ekosistem mangrove sebagai upaya mitigasi perubahan iklim yang memiliki kemampuan sebagai penyimpanan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan dengan hutan terestrial di darat. 

Suasana penanaman bibit mangrove berlangsung dengan penuh antusias.

Simbolisasi penanaman bibit mangrove dilaksanakan oleh perwakilan Mangrove Tag dan HMTRKI SV UNDIP dilanjutkan penyerahan kenang-kenangan dan penanaman bibit mangrove bersama setelahnya yang berlangsung dengan penuh antusias. 

Para peserta terlihat sangat antusias dalam menanam, hal ini karena mayoritas peserta baru pertama kali melaksanakan kegiatan penanaman bibit mangrove. Para peserta juga menyampaikan bahwa pengalaman ini akan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi mereka.  

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00–12.00 WIB ini berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan bersih diri dan foto bersama. (ADM/ARH/RS/AP).