Program Tanam Pantau PT PGN bersama Mangrove Tag di SMC Jateng Semarang.

Dukung Upaya Pelestarian Ekosistem Pesisir, Mangrove Tag Lakukan Pendampingan Penanaman dan Pemantauan 1.000 Bibit Mangrove kepada PT Perusahaan Gas Negara Tbk di SMC Jateng, Semarang

Semarang – Mangrove Tag. Dalam rangka rangkaian kegiatan Program Tanam Pantau dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PT PGN), yaitu kegiatan dan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir di Indonesia yang sedang dalam proses pelaksanaan, Mangrove Tag kembali lakukan kegiatan pendampingan penanaman dan pemantauan bibit mangrove di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng). Rangkaian kali ini merupakan kegiatan lanjutan Program Tanam Pantau yang telah dilaksanakan di Batang dan Kendal. (22/10/2026). 

Rangkaian Program Tanam Pantau di Pantura Jawa dan Indonesia

Rangkaian ini merupakan rangkaian kegiatan pelestarian ekosistem pesisir yang dilaksanakan pada tahun 2026 di dalam kegiatan rehabilitasi ekosistem mangrove di wilayah pesisir yang sudah dan akan dilakukan secara berkelanjutan di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa dan wilayah pesisir di Indonesia. 

Program Tanam Pantau PT PGN di SMC Jateng, Semarang

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 08.00–11.00 WIB ini dilaksanakan oleh Tim Mangrove Tag yang diwakili oleh Fitriya A. Setyani (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan Anggoro D. B. Saputro (Staf Koordinator Operasional Media) yang dibantu oleh Kelompok Ngebruk Lestari (KENARI) dalam mengimplementasikan kegiatan penanaman dan pemantauan bibit mangrove tersebut. 

Penanaman Awal 70% Bibit Mangrove

Program Tanam Pantau yang dilaksanakan di SMC Jateng, Semarang ini dilaksanakan dengan bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata dengan jumlah 1.000 bibit mangrove. Di mana dalam pelaksanaan ini dilaksanakan penanaman bibit mangrove terhadap 70% bibit yang ada. Serta, sebanyak 30% dari bibit keseluruhan akan disimpan untuk kegiatan penyulaman yang akan dilaksanakan pada bulan ke-3 setelah penanaman yang termasuk dalam rangkaian kegiatan pemantauan pada bulan ke-3. 

Program Tanam Pantau PT PGN di SMC Jateng, Semarang.

Pemantauan Mangrove dalam Program Tanam Pantau

Penyulaman dilakukan dengan mengganti bibit mangrove yang gagal tumbuh dengan bibit hasil penyimpanan tersebut. Pemantauan pada tiga bulan pertama menjadi salah satu tahapan penting dalam rehabilitasi mangrove karena bibit masih berada dalam fase adaptasi terhadap kondisi lingkungan. Melalui metode Tanam Pantau yang dikembangkan oleh Mangrove Tag, diharapkan pertumbuhan bibit dapat terpantau dengan baik dan keberhasilan rehabilitasi mangrove dapat ditingkatkan. 

“Salam Mangrover!, kami dari Tim Mangrove Tag sedang mengimplementasikan kegiatan Program Tanam Pantau dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk yang berjumlah 700 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata sebagai penanaman bibit mangrove di awal. Di mana 300 bibit mangrove akan dijadikan sebagai bibit mangrove penyulaman. Implementasi ini dilaksanakan di kawasan SMC Jateng, Semarang,” jelas Fitriya. “Kegiatan implementasi kali ini dilaksanakan bersama Kelompok Ngebruk Lestari (KENARI). Harapannya bibit-bibit mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan bisa bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya. Sekian dari saya, terima kasih, Semangat Mangrover” tambahnya. 

Kolaborasi Mangrove Tag, PT PGN, dan KENARI

Melalui kegiatan ini, Mangrove Tag dan PT PGN berharap upaya rehabilitasi mangrove dapat berjalan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui penanaman, tetapi juga pemantauan dan perawatan bibit secara berkala. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan pertumbuhan mangrove sekaligus mendukung kelestarian ekosistem pesisir dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Dengan semangat kolaborasi, Mangrove Tag terus membuka peluang bagi berbagai pihak untuk berkontribusi dalam upaya pelestarian mangrove di Indonesia. 

Kondisi bibit mangrove hasil Program Tanam Pantau.

Kolaborasi antara berbagai pihak dalam program ini juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelestarian lingkungan pesisir. Dengan keterlibatan perusahaan, kelompok masyarakat, dan pendamping kegiatan, upaya pemulihan ekosistem mangrove diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Mangrove Tag akan terus mendorong pelaksanaan rehabilitasi mangrove yang tidak hanya mengutamakan jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga keberhasilan pertumbuhan dan keberlanjutannya. 

Seluruh rangkaian kegiatan pendampingan penanaman dan pemantauan bibit mangrove berlangsung dengan lancar. Kegiatan ditutup dengan pengambilan foto kondisi bibit mangrove yang telah ditanam sebagai dokumentasi hasil pelaksanaan kegiatan. 

Dokumentasi tersebut selanjutnya digunakan sebagai bahan pelaporan kepada PT PGN sekaligus menjadi bagian dari catatan awal untuk mendukung kegiatan pemantauan dan evaluasi pertumbuhan bibit mangrove pada tahap berikutnya. (ADM/ARH/FAS/AP).