Penanaman dan pemantauan mangrove Semarang sebanyak 250 bibit bersama AMDATARA dan Mangrove Tag di SMC Jateng.

Mangrove Tag Lakukan Pendampingan Penanaman dan Pemantauan 250 Bibit Mangrove kepada AMDATARA di SMC Jateng, Semarang

Semarang – Mangrove Tag. Dalam rangka kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir, khususnya ekosistem mangrove. Dalam hal ini, Perkumpulan Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) melaksanakan kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove sebanyak 250 bibit di kawasan Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng) yang didampingi oleh Mangrove Tag dalam Program Tanam Pantau-nya. (22/7/2026). 

Penanaman dan pemantauan bibit mangrove yang dilaksanakan juga berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jateng. Kegiatan penanaman dan pemantauan bibit mangrove ini juga merupakan salah satu rangkaian yang dilaksanakan AMDATARA pada Musyawarah Daerah (Musda) I AMDATARA Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Dalam kegiatan pendampingan ini Mangrove Tag diwakili oleh Ganis R. Efendi (Direktur Utama), Paspha G. M. Putra (Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan), Faradian N. Hapsari (Manajer Keuangan dan Operasional), Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), Agape L. Anthoni (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), M. Ryan Setiawan (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), dan Ega N. B. Utami (Staf Operasional Administrasi). 

Sambutan dari perwakilan Mangrove Tag.

Penanaman dan Pemantauan Mangrove AMDATARA di SMC Jateng, Semarang

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00–11.00 WIB diawali dengan registrasi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh perwakilan dari pihak Mangrove Tag, DLHK Jateng, dan AMDATARA. 

Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan dari Mangrove Tag, Ganis menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiasi yang dilaksanakan oleh AMDATARA berkaitan program penanaman dan pemantauan mangrove di kawasan SMC Jateng, Semarang. 

“Izinkanlah kami untuk mengenalkan diri, kami merupakan Mangrove Tag yang merupakan salah satu unit bisnis dari IKAMaT dalam rangka menjalankan pilar pendampingan dan penanaman mangrove. Kami memiliki tiga program yang kami laksanakan, yaitu Tanam Pantau yang sedang kita laksanakan, Adopsi Mangrove, dan Tebus Karbon,” jelas Ganis. “Saya ucapkan terima kasih juga atas inisiasi dari AMDATARA atas kegiatan penanaman dan pemantauan 250 bibit mangrove di SMC Jateng, Semarang. Semoga kegiatan penanaman dan pemantauan bibit mangrove hari ini dapat berjalan dengan lancar dan bibit yang kita tanam nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tambahnya. 

Sambutan dari perwakilan AMDATARA.

Karyanto Wibowo (Ketua Umum AMDATARA) menyampaikan bahwa kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove yang dilaksanakan di SMC Jateng, Semarang ini merupakan bagian dari kontribusi nyata industri air minum dalam kemasan terhadap restorasi di kawasan pesisir. 

“Kegiatan ini merupakan upaya dari industri air minum dalam kemasan dalam mendukung upaya kelestarian ekosistem pesisir melalui kegiatan restorasi kawasan pesisir, khususnya ekosistem mangrove,” ucap Karyanto. “Sebagai langkah awal kami melaksanakan kegiatan penanaman bibit mangrove sebanyak 250 bibit mangrove, dengan langkah awal ini diharapkan dapat terus berkembang pada kegiatan restorasi ekosistem pesisir selanjutnya, seiring dengan evaluasi terhadap pemantauan yang akan dilakukan setelah kegiatan penanaman ini,” ungkapnya. 

Sambutan dari perwakilan DLHK Jateng.

Kemudian, sambutan disampaikan oleh Pujiharini (Kepala Bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Rehabilitasi dan Konservasi Sumber Daya Alam DLHK Jateng), yang menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini merupakan salah satu contoh sinergi yang baik yang dilaksanakan oleh lintas pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya air. 

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian edukasi mangrove oleh M. Ryan Setiawan (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) yang menjelaskan mengenai pengertian dasar, jenis-jenis, fungsi, dan manfaat mangrove dari berbagai aspek, seperti fisik, ekologi, dan ekonomi. Selain itu, juga dijelaskan peran penting ekosistem mangrove dalam mitigasi perubahan iklim. 

Dalam penyampaiannya, dijelaskan bahwa hutan mangrove memiliki kemampuan menyimpan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan terestrial di darat. Kemampuan ini menjadikan mangrove sebagai salah satu ekosistem penting dalam upaya penghapusan jejak emisi karbon di bumi. 

Simbolisasi Penyerahan Bibit Mangrove Berbagai Pihak

Simbolisasi penyerahan bibit mangrove dari perwakilan lintas pihak.

Simbolisasi penyerahan bibit dilaksanakan oleh perwakilan Mangrove Tag, DLHK Jateng, dan AMDATARA kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju lokasi penanaman dan kegiatan penanaman mangrove bersama dengan jenis Rhizophora mucronata

“Pada sore hari ini kami telah melaksanakan kegiatan penanaman mangrove hasil kolaborasi dengan DLHK Jateng, yang diawali dengan 250 bibit mangrove sebagai awal dari keberlanjutan pelestarian lingkungan pesisir,” ujar Sri Kuntoro (AMDATARA). “Semoga acara hari ini dapat membawa berkah dan mengunggah semua pencinta lingkungan untuk bisa lebih mencintai lingkungan,” tambahnya. 

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan baik, serta ditutup dengan foto bersama setelah penanaman. (ADM/ARH/RS/AP).