Tebus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Mangrove Tag Lakukan Pendampingan Penanaman dan Pemantauan 250 Bibit Mangrove kepada Novotel Semarang di SMC Jateng, Semarang

Semarang – Mangrove Tag. Mangrove Tag kembali melaksanakan upaya penebusan jejak emisi karbon melalui kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove dalam Program Tanam Pantau. Melalui program ini, Mangrove Tag berhasil mendampingi kegiatan Penanaman dan Pemantauan 250 Bibit Mangrove Bersama Novotel Semarang sebagai bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem mangrove dan mitigasi perubahan iklim. (4/6/2026). 

Dalam kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove tersebut, sebanyak 30 orang dari Novotel Semarang turut berpartisipasi dalam penanaman 250 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata yang dilaksanakan di kawasan Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng). Dalam kegiatan pendampingan ini Mangrove Tag diwakili oleh Faradian N. Hapsari (Manajer Keuangan dan Operasional), Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), M. Ryan Setiawan (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), dan Alfian R. Hidayat (Staf Operasional Media). 

Kemudian kegiatan ini juga didukung oleh Tim Media yang khusus mengambil momen dalam penanaman dan pemantauan bibit mangrove ini. Tim media yang ikut serta, di antaranya Anggoro D. B. Saputro (Staf Koordinator Operasional Media) dan Yuzra Novrian (Staf Operasional Media). 

Perjalanan menuju lokasi penanaman mangrove di kawasan pesisir Semarang.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00–11.00 WIB diawali dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan dari pihak IKAMaT dan Mangrove Tag, yaitu Faradian N. Hapsari. 

“Mangrove Tag merupakan salah satu unit dari IKAMaT yang memiliki beberapa program, yaitu Tanam Pantau, Tebus Karbon, dan Adopsi Mangrove. Dalam Program Tanam Pantau, kami melakukan pendampingan penanaman dan pemantauan mangrove yang berfokus pada keberlanjutan ekosistem pesisir melalui pendekatan berbasis data dan kolaborasi multipihak,” ujar Faradian. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Novotel Semarang yang telah bersama-sama dengan kami melaksanakan kegiatan penanaman dan pemantauan 250 bibit mangrove di SMC Jateng, Semarang. Semoga kegiatan hari ini dapat berjalan dengan lancar dan bibit yang kita tanam nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tambahnya. 

Adrian H. Utomo (Novotel Semarang) dalam sambutannya menyampaikan bahwa Novotel Semarang merasa berbangga dapat ikut mengambil langkah nyata melaksanakan kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove yang dilaksanakan di SMC Jateng, Semarang. 

Keseruan penanaman mangrove bersama Novotel Semarang di SMC Jateng, Semarang.

“Kami Novotel memiliki komitmen Global Accor dan telah bekerja sama dengan World Wide Fund for Nature (WWF) dalam keberlanjutan lingkungan. Pada hari ini kami juga ingin menunjukkan komitmen kami yang tidak hanya kami laksanakan di hotel dalam pengelolaan yang ramah lingkungan, tetapi kami juga turut ambil bagian turun ke lapangan di pesisir Semarang dan lingkungan sekitar,” jelas Adrian. “Selain itu, kami juga ingin menunjukkan komitmen dalam pariwisata yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dari kegiatan lingkungan yang dilakukan pada hari ini,” lanjutnya. 

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian edukasi mangrove oleh Rena Sagita yang menjelaskan mengenai pengertian dasar, jenis-jenis, fungsi, dan manfaat mangrove dari berbagai aspek, seperti fisik, ekologi, dan ekonomi serta manfaatnya dalam menyimpan karbon dalam mendukung mitigasi dampak perubahan iklim. 

Dalam penyampaiannya, dijelaskan bahwa hutan mangrove memiliki kemampuan menyimpan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan terestrial di darat. Kemampuan ini menjadikan mangrove sebagai salah satu ekosistem penting dalam upaya penghapusan jejak emisi karbon di bumi. 

Kondisi bibit mangrove hasil penanaman.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simbolisasi penyerahan bibit dari Novotel Semarang kepada Mangrove Tag, yang kemudian bersama-sama peserta menuju lokasi penanaman untuk langsung melaksanakan penanaman sebanyak 250 bibit mangrove. 

“Hari ini kami bersama IKAMaT dan Mangrove Tag telah melaksanakan kegiatan penanaman 250 bibit mangrove di SMC Jateng, Semarang. Pengalaman ini merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan bagi saya yang sebelumnya belum pernah melaksanakan kegiatan penanaman sebelumnya,” kata Rizqa Humairoh (Novotel Semarang). “Selain itu, pengalaman yang menarik juga ketika kita bermain dengan lumpur yang hampir sedalam mata kaki, tetapi seru banget aktivitas hari ini. Satu tanaman mangrove yang kita tanam merupakan investasi untuk lingkungan yang lebih hijau dan pesisir yang lebih kuat di masa depan,” katanya lebih lanjut. 

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan baik, serta ditutup dengan foto bersama setelah penanaman. (ADM/ARH/RS/AP).