Penanaman mangrove Semarang: PT PLN Pusmanpro

Tebus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Mangrove Tag Lakukan Pendampingan Penanaman dan Pemantauan 750 Bibit Mangrove kepada PT PLN Pusmanpro di SMC Jateng, Semarang

Semarang – Mangrove Tag. Kegiatan penanaman mangrove Semarang merupakan salah satu kegiatan lingkungan yang rutin dilaksanakan oleh Mangrove Tag bersama dengan mitra. Kegiatan tersebut juga termasuk dalam salah satu program Mangrove Tag, yaitu Tanam Pantau. Kali ini kegiatan yang dilakukan adalah Penanaman dan Pemantauan 750 Bibit Mangrove bersama PT PLN Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) di kawasan Semarang Mangrove Center (SMC) Jawa Tengah (Jateng). Kegiatan ini menjadi bagian kegiatan penanaman mangrove Semarang. (17/6/2026).

Penanaman dan Pemantauan Mangrove PT PLN Pusmanpro Sebagai Bentuk Perayaan Hari Lingkungan Hidup

Kegiatan penanaman mangrove ini dilaksanakan oleh PT PLN Pusmanpro dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang secara konsisten diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan kali ini dilakukan penanaman mangrove Semarang. 

Simbolisasi penyerahan bibit mangrove oleh Mangrove Tag dan PT PLN Pusmanpro.

Selain melakukan penanaman mangrove, PT PLN Pusmanpro juga mendukung upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan asri melalui pengadaan gerobak sampah. Sarana ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengangkut dan mengelola sampah sehingga kebersihan, kerapian, dan keasrian lingkungan dapat terus terjaga. 

Kemudian kegiatan yang melibatkan sekitar 20 peserta dari PT PLN Pusmanpro dari berbagai bidang kerja dibuka dengan sambutan perwakilan dari Mangrove Tag, tokoh masyarakat, dan PT PLN Pusmanpro. 

Sambutan Perwakilan Berbagai Pihak

Bambang J. Laksono (Staf Koordinator Hubungan Masyarakat dan Lapangan) menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT PLN Pusmanpro yang secara konsisten terus melaksanakan upaya konservasi ekosistem mangrove dan upaya dalam mitigasi perubahan iklim dengan cara menghapus jejak emisi karbon di bumi dengan kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove di SMC Jateng, Semarang.

Simbolisasi penyerahan dukungan pengadaan gerobak sampah untuk tetap menajga kebersihan dan keasrian area SMC Jateng, Semarang.

“IKAMaT merupakan organisasi nirlaba dalam bentuk yayasan yang memiliki salah satu unit bisnis, yaitu Mangrove Tag yang merupakan platform penanaman dan pemantauan mangrove berbasis dukungan mitra kerja Mangrove Tag dan afiliasi mangrovenya, yang melakukan kerja sama penanaman dan pemantauan mangrove di lahan mitra Mangrove Tag, sehingga Mangrove Tag merupakan salah satu unit bisnis dari Yayasan IKAMaT,” jelas Bambang. “Kami ucapkan terima kasih kepada PT PLN Pusmanpro yang telah ikut berkontribusi dalam pelestarian ekosistem mangrove secara konsisten di berbagai lokasi sebelumnya sebagai bentuk upaya dalam menghapus jejak emisi karbon di bumi. Harapannya bibit yang akan ditanam dapat bermanfaat bagi keberlanjutan masyarakat dan lingkungan di sini,” tambahnya. 

Aan R. Fitriaji (PT PLN Pusmanpro) kemudian melanjutkan sambutan dengan menyampaikan bahwa kegiatan penanaman ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan terhadap lingkungan yang secara konsisten kami laksanakan. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan hari ini merupakan bentuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan membantu pengadaan gerobak sampah sebagai upaya membuat lingkungan.

Penyampaian edukasi dan tata cara penanaman mangrove.

Keseruan Penanaman Mangrove Semarang

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian edukasi mangrove oleh Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) yang menyampaikan terkait pengertian, jenis dan spesies, tempat dan syarat hidup, fungsi dan manfaat mangrove, salah satunya sebagai usaha menghapus jejak emisi karbon di bumi. Hal tersebut didukung dengan kemampuan sebagai penyimpanan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan dengan hutan biasa. 

Selain itu, Rena juga menjelaskan terkait tata cara penanaman bibit mangrove agar bibit mangrove yang telah ditanam memiliki persentase kelulushidupan yang tinggi dan menjelaksan bahwa jenis bibit yang ditanam pada hari ini adalah Rhizophora mucronata

Kegiatan selanjutnya, dilanjutkan dengan prosesi simbolisasi penyerahan bibit oleh perwakilan PT PLN Pusmanpro dan Mangrove Tag dilanjutkan dengan simbolisasi penyerahan bantuan gerobak sampah kepada tokoh masyarakat di Kelurahan Mangkang Wetan yang diwakili Ketua RW, Sumadi. 

Setelah proses simbolisasi selesai, para peserta bersiap untuk menuju lokasi penanaman di wilayah bekas tambak SMC Jateng, Semarang dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove bersama yang berlangsung penuh semangat. 

Hasil penanaman 750 bibit mangrove.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk membantu memitigasi dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan. Salah satu alasannya adalah karena ekosistem mangrove memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menyerap dan menyimpan karbon. 

Bahkan, mangrove mampu menyimpan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan daratan pada umumnya, sehingga berperan penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendukung upaya penanganan perubahan iklim. 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00–10.30 WIB ini berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan bersih diri dan foto bersama. (ADM/ARH/RS/AP).