IKAMaT Lakukan Pendampingan Penanaman 5.000 Bibit Mangrove kepada PT PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah di Pantai Baros, Bantul

Bantul – Mangrove Tag. Sebanyak 5.000 bibit mangrove jenis Rhizophora telah berhasil ditanam oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (JBT) yang didampingi oleh IKAMaT. Penanaman mangrove tersebut dilakukan di Pantai Baros, Kabupaten Bantul, Yogyakarta dengan melibatkan beberapa instansi pemerintahan terkait mangrove, mulai dari tingkat desa hingga provinsi, KeSEMaT, KeMANGTEER Jogja, wartawan dan Kelompok Pemuda Pemudi Baros (KP2B). (29/7/2022).

Penyerahan bantuan 5.000 bibit mangrove PLN Peduli kepada KP2B.

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Sutanto (Manajer Sub Bidang Aset Properti Komunikasi dan Umum PLN Unit JBT) yang mengatakan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini merupakan salah satu program dari PLN Peduli, dengan tujuan untuk merehabilitasi pesisir di Pantai Selatan, Jawa.

Penjelasan mengenai PLN Peduli.

“Dengan bantuan 5.000 bibit mangrove yang kami berikan hari ini, semoga akan dapat membawa manfaat bagi masyarakat Baros dan sekitarnya,” harapnya.

Ganis Riyan Efendi (Direktur Utama) menjelaskan bahwa penanaman di wilayah sangat penting untuk dilakukan, karena mangrove di Pantai Selatan cenderung belum banyak mendapatkan perhatian dari pemerintah, swasta dan masyarakat.

“Kegiatan pengelolaan kawasan pesisir juga harus memperhatikan kondisi eksisting mangrove,” kata Ganis. “Hal ini diharapkan akan dapat membawa keuntungan yang lebih banyak bagi masyarakat sekitar, mengingat hutan mangrove adalah SDA penting yang kaya manfaat,” katanya lebih lanjut.

Para peserta dan tamu undangan penanaman mangrove.

Sebelum kegiatan penanaman, dilakukan simbolisasi penyerahan bantuan 5.000 bibit mangrove dari PT PLN kepada KP2B, selaku penerima manfaat.

“Saya sangat berterima kasih kepada PT PLN dan IKAMaT atas bantuan dan pendampingan yang telah diberikan,” ujar Cholis (Ketua KP2B). “Saya berharap, mangrove di Baros akan kembali pulih setelah pandemi COVID-19 berakhir,” lanjutnya.

Selama penanaman bibit mangrove berlangsung, para peserta penanaman dan tamu undangan terlihat antusias. Sebelum menanam mangrove, mereka juga mendapatkan edukasi mengenai teknik penanaman mangrove oleh Gagas Tri Pamungkas (Manajer Lapangan).

Penanaman mangrove bersama.

“Penanaman mangrove ini merupakan perwujudan nyata dari program PLN Peduli guna menunjang sustainable development program yang dicanangkan pemerintah,” kata Rakhmi Prima Devy (Amn Komunikasi dan PLN Unit JBT). “Kegiatan ini merupakan pemberian bantuan bibit mangrove di sekitar aset operasional PT PLN, salah satunya di Yogyakarta,” lanjutnya.

Bagus R. D. Angga (Direktur Program) mengatakan bahwa IKAMaT berupaya bekerja sama dengan banyak pihak, terkait pengelolaan ekosistem mangrove, mengingat kondisi hutan mangrove di Indonesia masih dalam tahap yang memprihatinkan.

Foto bersama selepas penanaman.

“Indonesia darurat mangrove. Untuk itulah, kami terus berupaya bekerja sama dengan banyak pihak agar dapat menyelamatkan kawasan pesisirnya,” ujar Bagus. “Selain melakukan upaya rehabilitasi, kami juga mengajak masyarakat agar dapat mengkonservasi mangrove. Sejatinya, menjaga pohon mangrove yang berhasil tumbuh lebih sulit daripada melakukan program penanaman,” ujarnya lebih lanjut.

Keseluruhan kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 – 11.00 WIB berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan foto bersama. (ADM/FAN).