Program Tanam Pantau PT SCI bersama Mangrove Tag di SMC Jateng Semarang.

Dukung Upaya Pelestarian Ekosistem Pesisir, Mangrove Tag Lakukan Pendampingan Penanaman dan Pemantauan 250 Bibit Mangrove kepada PT Selalu Cinta Indonesia di SMC Jateng, Semarang

Semarang – Mangrove Tag. Pada Program Tanam Pantau-nya, Mangrove Tag kembali melaksanakan kegiatan pendampingan penanaman dan pemantauan mangrove kepada mitranya. Kali ini kepada PT Selalu Cinta Indonesia (PT SCI) yang melaksanakan program ini dalam rangka mendukung upaya pelestarian ekosistem pesisir melalui kegiatan penanaman dan pemantauan 250 bibit mangrove di kawasan Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng). (28/10/2026). 

Program Tanam Pantau PT SCI di SMC Jateng, Semarang

Kegiatan dimulai dengan berkumpul di Pondok Mangrove Mangunharjo, kemudian dilanjutkan dengan proses registrasi oleh para peserta. Peserta yang mengikuti kegiatan penanaman mangrove dari PT SCI berjumlah sekitar 10 orang. 

Dalam kegiatan pendampingan ini Mangrove Tag diwakili oleh Bambang J. Laksono (Staf Koordinator Hubungan Masyarakat dan Lapangan), Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), Agape L. Anthoni (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), Alda F. Rahma (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), dan Anggoro D. B. Saputro (Staf Koordinator Operasional Media).

Pembukaan Kegiatan Penanaman Mangrove

Selanjutnya, kegiatan dibuka oleh Master of Ceremony (MC), yaitu Alda dengan pembukaan dan penyambutan kedatangan para peserta dan mengenalkan kawasan SMC Jateng, Semarang sebagai pusat pengelolaan dan pemanfaatan mangrove berkelanjutan di Kota Semarang yang juga dalam satu kawasan dengan Sentra Produk Olahan Mangrove (SPOM) Semarang. 

Mengenal SMC Jateng, Semarang dan SPOM Semarang

Proses pembukaan kegiatan.

SPOM Semarang merupakan pusat pengolahan hasil mangrove bukan kayu menjadi berbagai produk bernilai ekonomi. Kegiatan ini dikembangkan sebagai salah satu bentuk usaha alternatif untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut. Adapun produk yang dihasilkan meliputi aneka jajanan berbahan mangrove, batik mangrove, dan kopi mangrove. 

Kolaborasi Program Tanam Pantau untuk Rehabilitasi Mangrove

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari setiap perwakilan, yaitu Mangrove Tag, Kelompok Ngebruk Lestari (KENARI), dan PT SCI. 

Komitmen Mangrove Tag terhadap Pemantauan Mangrove

Sambutan pertama disampaikan perwakilan dari Mangrove Tag. Bambang menyampaikan ucapan terima kasih atas kolaborasi yang dilaksanakan untuk menyukseskan program penanaman dan pemantauan mangrove di pesisir Semarang. Selain itu, Bambang juga mengenalkan Mangrove Tag yang merupakan platform pendampingan penanaman dan pemantauan mangrove yang berfokus pada keberlanjutan ekosistem pesisir melalui pendekatan berbasis data dan kolaborasi multipihak. 

Ia juga menyampaikan semangat Mangrove Tag melalui slogan “Tanam dan Pantau Mangrove Kita”. Mangrove Tag hadir untuk mendorong upaya rehabilitasi ekosistem mangrove yang terukur, transparan, dan berkelanjutan, dengan memastikan kegiatan penanaman disertai pemantauan secara berkala agar dampak dan keberhasilan rehabilitasi dapat diketahui dalam jangka panjang. 

Simbolisasi penyerahan bibit mangrove.

Dukungan KENARI terhadap Pelestarian Pesisir

Sambutan kemudian disampaikan oleh Munhamir (KENARI) yang menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diinisiasi oleh PT SCI yang sedikit banyak membantu masyarakat di sekitar SMC Jateng terhadap ancaman yang mengintai di wilayah pesisir yang sangat dinamis. 

Komitmen CSR PT SCI terhadap Lingkungan

“Kegiatan penanaman bibit mangrove dari PT SCI yang diwakili oleh kami dari Departemen Sustainability merupakan awal bagi kami perusahaan untuk salah satunya bisa mewujudkan bumi yang lebih baik. Jadi program yang akan kita laksanakan merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) biasanya dilakukan setiap tahun,” jelas Linda L. Ningrum (PT SCI). “Biasanya kami melaksanakan program ini di sekitar perusahaan. Namun, pada kesempatan kali ini, kami mencoba mencari suasana baru dan lebih mengembangkan program CSR kami agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang,” tambahnya. 

Edukasi Mangrove dan Mitigasi Perubahan Iklim

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian edukasi mangrove oleh Agape L. Anthoni (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) yang memaparkan tentang pentingnya ekosistem pesisir, khususnya ekosistem mangrove dengan menjelaskan mengenai pengertian dasar, jenis-jenis, fungsi, dan manfaat mangrove dari berbagai aspek, seperti fisik, ekologi, dan ekonomi. 

Peran Mangrove dalam Penyimpanan Karbon

Selain itu, juga dijelaskan peran penting ekosistem mangrove dalam upaya mengurangi dampak dari perubahan iklim. Dalam penyampaiannya, dijelaskan juga bahwa ekosistem mangrove memiliki kemampuan penyimpan karbon yang besar, di mana karbon yang disimpan dapat tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan terestrial di darat. 

Perjalanan menuju lokasi penanaman bibit mangrove.

Kemampuan ini menjadikan mangrove sebagai salah satu ekosistem penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim di bumi. Namun, di sisi lain efek dari degradasi atau kerusakan ekosistem mangrove juga akan menimbulkan dampak yang lebih besar yaitu dengan pelepasan karbon yang lebih besar pula. 

Penanaman 250 Bibit Mangrove di SMC Jateng, Semarang

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan simbolisasi penyerahan bibit yang dilaksanakan oleh perwakilan Mangrove Tag, PT SCI, dan KENARI kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju lokasi penanaman dengan menyusuri tambak perikanan yang ada di sisi kanan dan kiri. 

Kegiatan penanaman bibit mangrove bersama berlangsung dengan meriah dan penuh antusiasme. Selama kegiatan, para peserta juga dapat menikmati hamparan hijau hutan mangrove di sekitarnya yang menghadirkan suasana asri, sejuk, dan menyenangkan. 

Pada kegiatan penanaman bibit mangrove sebanyak 175 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata atau 70% dari keseluruhan bibit yang akan ditanam. Di mana sisa bibit akan ditanam sebagai penyulaman pada pemantauan setelah penanaman ini. 

“Kita hari ini sedang tanam mangrove acaranya seru banget!, happy banget!, dan asyik!. Kita juga main basah-basahan sambil menanam mangrove. Teman-teman yang suka alam bisa berkunjung ke sini juga. Selain itu, di sini juga bisa dilakukan untuk kegiatan bonding, karena salah satu kegiatannya bisa menambah pengalaman,” kesan Niken (PT SCI). “Semoga semakin banyak pihak yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, khususnya pada lingkungan. Tadi juga diajari bagaimana cara menanamnya juga dan terdapat penyampaian ilmu berkaitan mangrove yang baru kita ketahui berkaitan dengan manfaatnya yang sangat besar,” kesannya. 

Pemantauan Mangrove dalam Program Tanam Pantau

Hasil kegiatan Program Tanam Pantau di SMC Jateng, Semarang.

Melalui kegiatan ini, Mangrove Tag bersama PT SCI berupaya memastikan bahwa kontribusi terhadap rehabilitasi ekosistem pesisir tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Sebanyak 175 bibit mangrove yang ditanam pada tahap awal akan menjadi bagian dari proses pemantauan berkelanjutan dalam Program Tanam Pantau, sementara 75 bibit lainnya disiapkan untuk penyulaman pada tahap pemantauan berikutnya apabila diperlukan. 

Pemantauan selanjutnya akan menjadi bagian penting untuk mengevaluasi kondisi bibit, tingkat kelulushidupan, pertumbuhan, serta dinamika lingkungan di lokasi penanaman. Data yang diperoleh akan digunakan sebagai dasar evaluasi dan penentuan tindakan lanjutan sehingga proses rehabilitasi mangrove dapat dilakukan secara lebih terukur, adaptif, dan berkelanjutan. 

Program Tanam Pantau untuk Rehabilitasi Pesisir Berkelanjutan

Kolaborasi antara Mangrove Tag, PT SCI, KENARI, dan masyarakat sekitar SMC Jateng, Semarang juga menunjukkan pentingnya keterlibatan multipihak dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Melalui edukasi, penanaman, pemantauan, dan keterlibatan masyarakat lokal, Program Tanam Pantau diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya pelestarian mangrove. 

Keseluruhan rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar serta ditutup dengan dokumentasi bersama sebagai bagian dari pelaporan kegiatan. Mangrove Tag selanjutnya akan melanjutkan proses pemantauan terhadap bibit yang telah ditanam untuk mengevaluasi perkembangannya pada periode berikutnya. (ADM/ARH/RS/AP).