Bisa Hapus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Hasil Pemantauan-Mangrove Mangrove Tag Mei 2024: Persentase Kelulushidupan Bibit Mangrove Benih Baik dan AIA di SMC Jateng Capai 49,12%

Semarang – Mangrove Tag. Mangrove Tag kembali melakukan program pemantauan mangrove di SMC Jateng. Kegiatan ini, dilakukan untuk mengetahui persentase kelulushidupan bibit mangrove sebagai hasil dari Program Pendampingan Penanaman dan Pemantauan 5.000 Bibit Mangrove yang sudah dilakukan oleh Mangrove Tag kepada Benih Baik dan AIA, beberapa waktu yang lalu. (20/05/2024).

Rena Sagita (Staf Manajer Humas dan Lapangan) dan Bambang J. Laksono (Staf Manajer Humas dan Lapangan) mulai melakukan pemantauan pada pukul 10.00 WIB dengan cara melihat kondisi area penanaman, menghitung jumlah bibit mangrove yang tumbuh dan gagal tumbuh, dan  mengukur tinggi bibit mangrove.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kondisi bibit mangrove yang sudah ditanam oleh Mangrove Tag, Benih Baik, dan AIA di SMC Jateng berhasil tumbuh cukup baik dengan kondisi yang selalu terendam.

Persentase kelulushidupan mencapai 49,12% dengan persentase pertumbuhan selama tiga bulan terakhir mencapai 57,5%.

Rena mengatakan bahwa bibit mangrove yang tumbuh dapat menyimpan karbon lebih banyak dari tumbuhan darat lainnya sehingga mangrove dapat menghapus jejak emisi karbon di bumi.

“Walaupun terendam air pasang, bibit mangrove yang hidup dapat bertahan dengan kondisi akar yang sudah kuat dan kompak. Persentase kelulushidupan bibit mangrove yang cukup baik ini, akan dapat membantu menghapus jejak emisi karbon di bumi,” jelas Rena.

Keseluruhan kegiatan yang berakhir pada pukul 12.30 WIB ini berjalan dengan baik dan lancar, yang diakhiri dengan pendokumentasian kegiatan di lapangan. (RS/AP/ADM).