Bisa Hapus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Hasil Pemantauan-Mangrove Mangrove Tag April 2024: Persentase Kelulushidupan Bibit Mangrove SMAN 1 Pecangaan di MECoK Ecopark Jepara Capai 95%

Jepara – Mangrove Tag. Mangrove Tag kembali melakukan program pemantauan bibit mangrove di MECoK Ecopark, Teluk Awur, Jepara. Kegiatan ini, dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui persentase kelulushidupan bibit mangrove sebagai hasil dari Program Pendampingan Penanaman dan Pemantauan 100 Bibit Mangrove yang sudah dilakukan oleh Mangrove Tag kepada SMAN 1 Pecangaan, Jepara, beberapa waktu yang lalu. (24/4/2024).

Sebagai informasi, program pemantauan bibit mangrove dilakukan secara rutin oleh Mangrove Tag untuk memastikan agar pertumbuhan bibit mangrove tetap optimal.

Kali ini, pemantauan yang dilakukan meliputi penghitungan jumlah bibit yang tumbuh, pengukuran tinggi bibit, pengamatan jumlah daun, dan peninjauan kondisi lingkungan penanaman.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kondisi bibit mangrove yang sudah ditanam oleh Mangrove Tag dan SMAN 1 Pecangaan di MECoK Ecopark berhasil tumbuh dengan baik.

Bambang mengatakan bahwa bibit mangrove yang sudah ditanam memiliki persentase kelulushidupan yang tinggi mencapai 95%, dengan persentase pertumbuhan dari awal penanaman hingga tiga bulan terakhir sebesar 19,05%.

“Bibit mangrove mengalami pertumbuhan yang sangat baik. Mangrove yang hidup menunjukan adanya pertumbuhan tinggi dan penambahan jumlah daun hingga mulai tumbuh cabang baru,” kata Bambang. “Sementara itu, bibit mangrove yang gagal tumbuh terlihat kering. Tajuk dan batangnya juga berwarna hitam dan tidak memiliki daun,” lanjutnya.

Bambang menambahkan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi mangrove ini juga merupakan sebuah upaya dalam mempertahankan survival rate bibit mangrove agar optimal dan sebagai salah satu aksi nyata dari SMAN 1 Pecangaan, Jepara untuk menghapus jejak emisi karbon di bumi.

Keseluruhan kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 – 11.00 WIB ini berjalan dengan baik dan lancar, yang diakhiri dengan pendokumentasian kegiatan di lapangan untuk pembuatan laporan. (BJL/ADM/AP).